Tampilkan postingan dengan label Tornado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tornado. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 September 2011

Fungsi Tombol - tombol UFS HWK Tornado


Hanya sekedar berbagi untuk teman2 yang baru mempunyai UFS HWK , silahkan bagi senior2 untuk menambahkan jika ada yang kurang , thanks


Dibawah akan dijelaskan semua yang berkaitan dengan menu atau tombol yang terdapat dalam program UFS Tornado, kenapa kita harus mengetahuinya terlebih dulu sebelum kita menjalankan program ini, karena Memang kita dituntut untuk harus mengetahuinya, sebab karena terjadinya kesalahan dalam menekan tombol maka sangat banyak yang berakibat fatal. 
  • Connect : Untuk menghubungkan UFS Tornado Box ke PC (Personal Computer)
  • Disconnect : Untuk memutuskan UFS Tornado Box ke PC (Personal Computer)
  • Check : Untuk mendeteksi CPU pada Hp. 1st Boot Ok atau No Respond pada Hp yang hidup maupun mati
  • Info : Untuk membaca informasi tentang Software dan Hardware pada Hp yang hidup ( dapat masuk dalam Local Mode atau Test Mode )
  • Flash : Untuk memflash Hp berdasarkan MCU dan PPM atau sesuai data yang dibutuhkan untuk ponsel yang akan diflash, dilakukan pada Hp yang hidup maupun mati
  • UI Settings : Untuk mereset settingan User Interface pada Hp berdasarkan pilihan UI Options yang telah dipilih
  • Kolom ? : Adalah kolom mode operasi. Pilih ? untuk set ke mode Auto Local Mode untuk mode flashing, Test Mode untuk mode UI Setting, Normal Mode untuk menghidupkan Hp ( Booting Up )
  • Restart : Untuk mereset Hp ke mode yang dipilih
  • Scenario : Adalah setingan proses yang akan dilakukan oleh UFS Tornado seperti :
  • Flash + UI Options untuk memplash Hp dengan MCU dan PPM yang dipilih, kemudian melakukan settingan UI Options yang dipilih
  • Interface : Jenis jalur kabel data yang dipilih, biasanya secara otomatis seperti : M-Bus untuk Nokia DCT3 dan DCTL, F-Bus untuk Nokia DCT4 dan WD2
  • Speed : Kecepatan proses flashing Hp
  • Auto Clr Result Window : Menghapus otomatis jendela informasi jika penuh
  • Auto Scr Result Window : Menggulung otomatis jendela informasi jika penuh
  • Autodetect Product : Secara otomatis akan memilih nama product yang sesuai dengan hasil deteksi info pada Hp
  • Use Ini File Setting : Menggunakan konfigurasi yang tersimpan pada komputer, lebih baik dihilangkan jika sering terjadi error
  • Import SimLocks : Membuka SimLock pada Hp berdasarkan kalkulasi data dari luar
  • Flash PPM Only : Untuk memflash Hp hanya data PPM saja ( Paket Bahasa ), tanpa atau MCU, proses ini akan lebih cepat
  • START : Untuk memulai Scenario yang ada seperti memflash dan mereset settingan User Interface sehabis diflash
  • DCT3 : Untuk memilihatau data flash untuk Hp Nokia DCT3 sesuai data Hp yang akan diflash ( CPU DCT3 = MAD )
  • DCTL : Untuk memilih firmware atau data flash untuk Hp Nokia DCTL
  • Communicator ( CPU DCTL = MADLINDA )
  • DCT4 : Untuk memilih firmware atau data flash untuk Hp Nokia DCT4 Monochrome atau Colour yang berbasis Java ( CPU DCT4 = UPP )
  • WD2 : Untuk memilih firmware atau data flash untuk Hp Nokia WD2 berbasis Symbian OS ( CPU WD2 = UPPWD2 )
  • Update Firmware : Untuk mengupdate box UFS Tornado ke versi yang lebih tinggi berdasarkan file
  • Update Box yang tersedia. ( Sebaiknya jangan digunakan )
  • Reset Countre : Untuk mereset Box Countre ( Sebaiknya jangan digunakan )
  • Make Beep when finish : Bunyi beep sehabis melakukan Flash atau UI Setting
  • Show Tips about product : Menampilkan info tentang Hp yang akan diflash
  • Full Info : Info lengkap tentang Hp yang akan diflash
  • DCT3/L Path : Tempat firmware atau data Hp DCT3 dan DCTL disimpan ( Standartnya berada difolder C:Wintesla )
  • Use Flash Alias : Berfungsi untuk menampilkan Flash ID dari IC Flash Hp pada layar jendela result
  • Erase Holes : Berfungsi untuk menghapus lokasi data firmware yang kosong sekalipun sebelum diflash
  • Skip Erase : Berfungsi untuk memflash Hp tanpa menghapus datanya yang ada
  • Auto Faid : Berfungsi untuk mengupdate Flash ID sesudah diflash secara otomatis agar sesuai dengan data firmware yang baru
  • Enable Flashing : Untuk menandai data yang akan diflash yang dipilih seperti MCU, PPM, PMM, dsb
  • Save User Settings : Menyimpan data-data seperti memory telepon sebelum Hp diflash
  • UI Defaults : Berfungsi untuk mereset settingan Hp ke standart user
  • Full Factory Defaults : Berfungsi untuk mereset settingan kestandart pabrik, settingan ini akan menghapus data yang ada pada Hp termasuk Phone lock
  • Init SIM Locks : Berfungsi sebagai penghapus SIM Locks atau SIM Rejected
  • Set Faid : Untuk mengupdate Flash ID pada Hp, seandainya setelah diflash ternyata No Signal
  • Reset User Lock : Berfungsi untuk mereset security code menjadi 12345
  • Reboot in Normal Mode : Berfungsi untuk menghidupkan Hp ke Normal Mode
  • Update LCD : Berfungsi sebagai settingan LCD dengan menyetel sesuai tingkatan
  • Rebuild IMEI : Berfungsi untuk memperbaiki IMEI yang rusak seperti Contact Service atau No Signal
  • Read Flash : Untuk membaca firmware pada Hp kemudian menyimpan dalam Harddisk yang ada pada Komputer
  • Convert Files : Untuk merubah format data atau jenis data yang ada
  • Erase Flash : Berfungsi untuk menghapus data pada IC Flash
  • Create INI File : Untuk melakukan settingan konfigurasi sesuai kehendak kita
  • Write User Settings : Untuk menyimpan data telepon sehabis diflash
  • Read UEM : Membaca data IC UEM termasuk no. IMEI (RPL Files) sebelum mengganti IC UEM yang baru
  • Write UEM-SL : Menulis data IC UEM termasuk no. IMEI (RPL Files) setelah mengganti IC UEM, sebagai perbaikan ketika Hp mengalami kerusakan seperti IMEI?????????? atau SIM Rejected
  • Format User Area : Berfungsi untuk menghapus memory yang ada jika telah rusak, agar system dari Hp tersebut kembali normal, format ini berfungsi jika Hp mengalami kerusakan Application Error  System Error,Contact Retailer, Hang, Low memory, dsb
  • Enable BT Flashing : Berfungsi untuk melakukan flash pada firmware yang berkaitan dengan Bluetooth
Semoga Berguna Buat Sobat 

Jumat, 18 Juni 2010

Petunjuk dan Analisa Kerusakan Dengan Selftest Pada UFS

Petunjuk dan Analisa Keterangan Error Pada UFS 

DCT-3 

Di bawah ini merupakan permasalah yang terjadi pada ponsel DCT3 :
  1. Pada saat kita klik check atau sebelum melakukan Flashing ada pesan pada Result/Event seperti gambar di bawah ini Permasalahan terletak pada IC Cobba. Solusinya : * Lakukan Reflow atau ganti pada IC Cobba
  2. Ketika ada pesan pada Result/Event seperti gambar di bawah ini, Permasalahan di karenakan Hardware tepatnya IC Hagar Rusak Solusinya: * lakukan Reflow atau ganti IC hagar pada ponsel
  3. Apabila Ada pesan pada Resut/Event seperti gambar di bawah ini : Permasalahan terletak padaHardware tepatnya IC Flash Rusak Solusinya : *lakukan Reball atau cetak ulang pada IC flash,jika masih bermasalah lakukan penggantian IC Flash
DCT-4

Di bawah ini Permasalahan yang sering di jumpai pada ponsel DCT4 :
  1. Pesan yang tertera pada gambar di bawah ini,Permasalahannya bisa di pastikan 85 % di sebabkan karena IC FLASH Rusak dan 15% IC CPU rusak.
Solusinya :
  • Reball atau Cetak ulang terlebih dahulu pada IC Flash
  • Lakukan Penggantian IC Flash
  • Cetak ulang atau Rebal pada UPP
  • Lakukan Ganti UPP atau IC CPU

2.Apabila ada pesan Seperti gambar di bawah ini permasalahan bisa di sebabkan karena Hardware tepatnya IC CPU atau upp rusak Solusinya: *lakukan Rebal atau cetak ulang pada IC CPU

3.Kasus seperti gambar dibawah ini bisa di akibatkan karena Hardware tepatnya Pada Mjoiner lemah atau rusak. Solusinya : *lakukan penggantian Mjoiner


WD-2

Beberapa kasus di bawah ini merupakan permasalahan pada Ponsel WD2:

1.Permasalahan Seperti gambar di bawah ini bisa di akibatkan karena Hardware tepatnya pada IC CPU atau UPP bermasalah Solusinya : *Lakukan penggantian IC CPU atau UPP

2.Untuk kasus di bawah ini sering terjadi karena permasalahan di Hardware tepatnya pada IC flash.Solusinya : *Lakukan pengantian IC Flash Ponsel tapi sebaiknya sebelum melakukan penggantian IC FLASH coba cetak ulang atau Reball IC Flash terlebih dahulu.

3.Pada kasus di bawah ini 85 % permasalahan di sebabkan karena IC ram rusak sedangkan 15 % kerusakan di akibatkan karena IC CPU rusak  Solusinya:

  • Reball atau cetak ulang terlebih dahulu IC ram
  • Ganti IC Ram dengan yang baik
  • Ganti CPU untuk solusi terakhir

4.Pesan seperti gambar di bawah ini jangan langsung di vonis kerusakan di sebabkan pada hardware yang bermasalah tapi sebaiknya periksa terlebih dahulu pada papan board apakah ada yang shot atau tidak (kongsleting), lalu cek pada M-jioner dan SMPS UPP jika semua Oke lakukan pendeteksian dengan menggunakan Power Supply apabila naik sekitar 0,25a kemungkinan besar permasalah di sebabkan UPP rusak Solusinya : *Lakukan penggantian IC UPP

5.Pada Pesan seperti gambar di bawah ini bisa di sebabkan karena Hardware tepatnya 85 % IC Mjoiner Lemah.Solusinya : *lakukan penggantian IC Mjoiner

6.Apabila ada pesan seperti gambar di bawah ini menandakan kerusakan di karenakan komponen pada Ponsel belum di kenali oleh file system yang ada di box.Solusinya : * Lakukan copy pastekan folder Flash yang berisikan file dengan akhiran *fia terbaru di alamat C:\Program Files\Nokia\Phoenix agar file system mengenali Ponsel yang sedang terpasang di box

7.Untuk Pesan yang tertulis seperti gambar di bawah ini permasalahan di sebabkan karena Hardware tepatnya pada IC Bluetooth.Solusinya : *Lakukan penggantian modul atau IC Bluetooth

Analisa kerusakan Hardware via Selftest 

Triks untuk mendeteksi kerusakan hardware menggunakan UFS + HWK bisa di lakukan dengan cara seperti berikut di bawah ini :

1.Klik Check dan Pastikan koneksi Ponsel ke box sudah terhubung dengan baik

2.Klik Selftest untuk menganalisa kerusakan Hardware pada Ponsel

3.Setelah menu selftest keluar,klik pada Selft test untuk memulai proses diagnosa kerusakan pada ponsel

4.apabila ada pesan Failed seperti gambar di bawah ini menandakan Modul Bluetooth rusak. solusinya:
*Lakukan penggantian IC Bluetooth.

5.Apabila Permasalahan ini sering terjadi pada IC BLUETOOTH, Langkah pertama yang harus di lakukan adalah buka plat pelindung lakukan REFLOW, bila masih bermasalah lakukan penggantian pada IC Bluetooth.

6.Setelah di lakukan Reflow atau ganti Modul Bluetooth dengan modul yang baru pada saat kita lakukan diagnosa akan ada pesan seperti gambar di bawah ini yang berarti Bluetooth sudah tidak bermasalah lagi.

Semoga postingan ini bermanfaat .

Sabtu, 22 Mei 2010

Langkah-langkah Flashing dengan Tornado Ufs-3, Sebab Akibat Gejala Kerusakan Ponsel TEKNIK-

TEKNIK UFS TORNADOTips dan Triks Menggunakan Ufs3 Tornado Pada Ponsel Nokia

Kasus 1st Boot Err atau Bad Resp DCT3

Kerusakan seperti ini biasa terjadi karena tidak terhubungnya antara Box dengan Ponsel Periksa kabel flasher yang digunakan, karena ada kemungkinan ada jalur yang terputus Jika Kabel dalam kondisi baik, ada kemungkinan terjadi kerusakan pada software Ufs3 Install ulang program tersebut dengan data yang masih bagus

Kasus Contact Service
  • Kerusakan seperti ini biasanya terjadi karenakerusakan data 
  • Lakukan Proses penghapusan data denganErase FLASH 
  • Kemudian lakukan flashing dengan data yang masih bagus 
  • Beri tanda ceklis pada bagian UI Options dan klick tombol UI Setting
  • Jika terjadi kerusakan data IMEI, lakukanRebuild IMEI dan ulangi proses UI Setting 
  • Jika kerusakan karena hardware, ada beberapa IC yang menyebabkannya, akan tetapi kasus seperti ini cukup dengan mengganti IC COBBAatau IC Audio
Jika sata proses Flashing atau Erasing, proses terhenti
  • Periksa kabel flasher, karena hal ini menunjukkan terputusnya hubungan antarapesawat telepon selular dengan Box Flasher 
  • Ulangi Proses Flasher dengan mengurangikecepatan Speed 
  • Jika masih tetap terhenti pada posisi yang sama secara berulang-ulang, ada kemungkinan IC Flash mengalami gangguan
Kasus Phone failed contact retailer atau blimking pada ponsel jenis WD2
  • Pastikan ponsel terhubung dengan baik denganBox Ufs3 Tornado 
  • Jalankan program Ufs3 Tornado untuk ponsel Nokia dan pilih jenis WD2
  • Pilih type ponsel yang sedang direparasi Klick tombol Connect untuk penghubung antara Box Ufs3 Tornado dengan Komputer 
  • Klick tombol Chek untuk memastikan ponsel telah terkoneksi “Boot Ok” 
  • Pada kolom UI Settings pilih Normal, tunggu sampai Normal Mode Ok
  • Setelah tampil pada layar Normal Mode Ok lanjutkan dengan menekan tombol Format User Area
  • Proses Selesai

Solusi Praktis Contact retailer atau Blimking pada ponsel Nokia 6600
  • Jika pada saat Flashing terjadi Erase error 
  • Klick Erase FLASH dengan ketentuan Start Adress 02000000 dan End Adress 027FFFFF
  • Jika terjadi Erase Flash Error maka harus ganti IC flash No 2, dari 4 IC yang ada
  • Jika proses berhasil, namun saat dihidupkan masih pada Contact retailer 
  • Angkat Baterai lalu pasang lagi, kemudian tekan tombol Call pada Ponsel atau tombol yang berwarna hijau (CALL + * + 3) pada tombol Ponsel dengan cara menekan secara bersama-sama, tanpa menggunakan simcard 
  • Setelah langkah diatas telah dilakukan, maka Ponsel akan melakukan formating 
  • Setelah melakukan formating, Ponsel telah siap digunakan

Kasus Simcard rejected atau Simcard ditolak yang biasa terjadi ponsel jenis WD2 dan DCT-4
  • Pastikan ponsel terhubung dengan baik dengan Box Ufs3 Tornado 
  • Jalankan program Ufs3 Tornado untuk ponsel Nokia dan pilih jenis WD2 atau DCT-4
  • Pilih type ponsel yang sedang direparasi 
  • Klick tombol Connect untuk penghubung antara Box Ufs3 Tornado dengan Komputer 
  • Klick tombol Chek untuk memastikan ponsel telah terkoneksi “Boot Ok” 
  • Pada kolom UI Settings pilih Normal, tunggu sampai Normal Mode Ok 
  • Setelah tampil pada layar Normal Mode Ok lanjutkan dengan memberi ceklis pada Init Simlocks yang terdapat pada kolom UI Options 
  • Kemudian klick tombol UI Settings sampai terlihat pada layar Init Simlock Ok

Kasus No Charging dan No signal Pada Ponsel jenis WD2 dan DCT-4
  • Pastikan ponsel terhubung dengan baik dengan Box Ufs3 Tornado 
  • Jalankan program Ufs3 Tornado untuk ponsel Nokia dan pilih jenis WD2 atau DCT-4 
  • Pilih type ponsel yang sedang direparasi 
  • Klick tombol Connect untuk penghubung antara Box Ufs3 Tornado dengan Komputer 
  • Klick tombol Chek untuk memastikan ponsel telah terkoneksi “Boot Ok”
  • Pada kolom UI Settings pilih Normal, tunggusampai Normal Mode Ok 
  • Klick tombol write pm ( Wr PM ), hanya 1 kali dengan ketentuan telah tersimpan file PM dari tiap-tiap ponsel pada directory ( C:\Program files\Nokia\Phoenix\Product ) 
  • Tunggu sampai proses selesai
Mengatasi masalah Phone Locks pada ponsel jenis Nokia
  • Pastikan ponsel terhubung dengan baik dengan Box Ufs3 Tornado 
  • Jalankan program Ufs3 Tornado untuk ponsel Nokia 
  • Pilih type ponsel yang sedang terkunci atauphone lock 
  • Klick tombol Connect untuk penghubung antara Box Ufs3 Tornado dengan Komputer 
  • Klick tombol Chek untuk memastikan ponsel telah terkoneksi “Boot Ok” 
  • Beri tanda ceklis pada Full Factory Devaultsyang terdapat pada kolom UI Options 
  • Kemudian klick tombol UI Settings sampai terlihat pada layar Full Factory Devaults Ok

Tips dan Triks Menggunakan Ufs3 Tornado Pada Ponsel Sony Ericsson Cara Praktis Flashing Sony Ericsson
  • Pastikan ponsel terhubung dengan baik dengan Box Ufs3 Tornado 
  • Klick tombol Connect yang terdapat pada kiri atas dari program tersebut 
  • Battery jangan dipasang dahulu sebelum menekan tombol ON, setelah menekan tombol ON baru anda pasang battery, tunggu sampai semua informasi ponsel terbaca seluruhnya 
  • Pilih type ponsel yang akan diflash dan pilih juga datanya sesuai type ponsel yang dikerjakan 
  • Klik tombol Flash MCU atau Flash Lang atauFlash Mod atau Flash Gdfs atau tergantung dari ponsel yang sedang dikerjakan

Cara membuka Unlock Z200
  • Pada kasus ini kita dapat memulai dengan menekan tombol Init Locks pada Ufs3 Tornado 
  • Dilanjutkan dengan mereflash ulang file "Z200_cust_std.bis dengan menekan tombolflash cust pada program Ufs3 Tornado 
  • Melakukan setting pada kolom scenariountuk memilih Unlock dengan menekan tombol Go
Flashing Sony Ericsson Type ATRZ seri Z200
  • Masukkan file atau data bahasa seperti 200_126734_r6c_con3.bis pada part1 dan200_126734_r6c_fix3 pada part2 
  • Hubungkan handphone dengan box flasher kemudian tekan tombol Go 
  • Tunggu sampai selesai, untuk mengakhiri tekan tombol Stop dan Ponsel siap dilepas

Flashing Sony Ericsson Type RTP seri T610
  • Masukkan file MCU seperti T610_132233_r4c003_Emea6.bis dan file modem seperti T610_132233_r4c003_modem.bih 
  • Pilih pada kolom scenario MCU + Modem 
  • Hubungkan Ponsel dan tekan tombol Go, tunggusampai proses selesai 
  • Klick Stop untuk melepaskan handphone

Tips dan Triks Menggunakan Ufs3 Tornado pada ponsel Samsung
  • Pastikan ponsel terhubung dengan baik dengan Box Ufs3 Tornado
  • Klick tombol Connect yang terdapat pada kiri atas dari program tersebut
  • Pilih type ponsel yang akan diflash dan pilih juga datanya sesuai type ponsel yang dikerjakan
  • Masukkan file flasher sesuai dengan type ponsel yang dikerjakan
  • Cabut battery (flash tanpa battery)
  • Tekan tombol (Write Flash) yang terdapat pada program Ufs3 Tornado dan lanjutkan dengan menekan tombol ‘on’ pada ponsel jagan sampai nyala
  • Tunggu sampai proses flash selesai
  • Untuk type ponsel tertentu atau ponsel lamabattery tetap dipasang waktu di flash 

Semoga postinga ini bermanfaat.